RANCANGAN PENELITIAN
Terdapat beberapa hal penting yang perlu dinilai sebelum
kita menentukan jenis rancangan penelitian, yaitu sebagai berikut:
1. Peneliti harus menentukan apakah akan melakukan intervensi yaitu
studi intervensional (eksperimental) atau hanya akan melakukan pengamatan saja
atau studi observasional.
2. Jika peneliti memilihstudi observasional, perlu ditentukan
apakah peneliti akan mengadakan pengamatan sewaktu (studi cross sectional) atau melakukan follow up dalam jangka waktu
tertentu (studi longitudinal).
3. Apakah akan dilakukan studi
retrospektif, yaitu meneliti pristiwa yang sudah berlangsung, ataukah studi prospektif, yaitu mengikuti
perkembangan subjek untuk meneliti peristiwa yang belum terjadi
Beberapa klasifikasi rancangan penelitian kesehatan.
Berdasarkan ada atau tidaknya
perlakuan, rancangan penelitian dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Studi Non-Eksperimen (penelitian observasional)
2. Studi Eksperimen (penelitian intervensional)
Berdasarkan waktu pengambilan sampel penelitian,
dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1. Penelitian cross sectional
2. Penelitian kohort ≈ Prospective
3. Penelitian kasus control (case control study) ≈
Retrospective
Untuk lebih jelasnya hubungan antara masing-masing rancangan
penelitian diatas, berikut akan dijelaskan secara lebih rinci.
Studi observasional
- Deskriptif
- Komparatif
- Korelatif
- Cross Sectional
- Kohort
- Case Study
Studi Eksperimen
- Pra Eksperimental
- True Eksperimental
- Quasi Eksperimental
0 komentar :
Posting Komentar